Mitos dan fakta seputar imunisasi dewasa memang seringkali menjadi perbincangan hangat di masyarakat. Banyak yang masih belum menyadari pentingnya imunisasi bagi orang dewasa, sehingga muncul berbagai mitos yang dapat membingungkan. Namun, ada juga fakta yang perlu diketahui agar tidak terjadi kesalahpahaman.
Salah satu mitos yang sering muncul adalah bahwa imunisasi hanya diperlukan pada anak-anak. Padahal, menurut Dr. Dirga Sakti Rambe, SpPD-KPTI, imunisasi pada orang dewasa juga sangat penting. “Imunisasi dewasa dapat membantu melindungi tubuh dari penyakit yang dapat mengancam kesehatan, seperti influenza, hepatitis, dan tetanus,” ujarnya.
Namun, masih banyak yang percaya bahwa imunisasi hanya diperlukan saat masih kecil. Padahal, menurut Dr. Tjandra Yoga Aditama, Ketua Umum Perhimpunan Dokter Paru Indonesia, imunisasi pada orang dewasa juga dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh. “Imunisasi dapat membantu tubuh untuk melawan infeksi dan penyakit yang dapat mengancam kesehatan,” katanya.
Selain itu, ada juga mitos bahwa imunisasi dapat menyebabkan efek samping yang berbahaya. Menurut Dr. Setiawan Hari Yanto, SpPD-KPTI, efek samping dari imunisasi biasanya ringan dan bersifat sementara. “Efek samping yang mungkin terjadi setelah imunisasi adalah kemerahan atau pembengkakan di tempat suntikan, demam ringan, atau nyeri otot. Namun, efek samping ini biasanya akan hilang dalam beberapa hari,” jelasnya.
Dengan mengetahui mitos dan fakta seputar imunisasi dewasa, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami pentingnya imunisasi untuk meningkatkan kesehatan dan kekebalan tubuh. Jadi, jangan ragu untuk mendapatkan imunisasi dewasa sesuai dengan jadwal yang disarankan oleh tenaga kesehatan. Kesehatan adalah investasi terbaik untuk masa depan kita.